๐Ÿ”ข

Kalkulator Deposito

Hitung bunga deposito berjangka setelah pajak 20%, untuk pembayaran bunga bulanan maupun saat jatuh tempo.

Rp
%
bulan
โ„น๏ธ

Tentang Kalkulator Ini

Deposito berjangka adalah produk simpanan paling populer di Indonesia, menawarkan bunga lebih tinggi dari tabungan biasa dengan suku bunga tetap selama tenor yang dipilih (1โ€“24 bulan). Bunga deposito dikenakan PPh final sebesar 20% (PPh Pasal 4 Ayat 2) yang dipotong langsung oleh bank. Kalkulator ini menghitung bunga bruto, pajak yang dipotong, dan bunga bersih untuk pilihan pembayaran bulanan maupun saat jatuh tempo.

โ“

Pertanyaan Umum

Apa itu deposito berjangka?

Deposito berjangka mengunci dana Anda selama jangka waktu tertentu (1โ€“24 bulan) dengan suku bunga tetap yang lebih tinggi dari tabungan biasa. Tenor populer: 1, 3, 6, dan 12 bulan. Pokok deposito dilindungi LPS hingga Rp 2 miliar.

Berapa pajak bunga deposito?

Bunga deposito dikenakan PPh final 20% (PPh Pasal 4 Ayat 2). Pajak ini dipotong langsung oleh bank saat pencairan bunga. Pengecualian: jika pokok deposito โ‰ค Rp 7.500.000, pajak bunga adalah 0%.

Berapa minimal deposito?

Minimal deposito berbeda-beda per bank. Bank konvensional umumnya memerlukan minimal Rp 1.000.000โ€“Rp 10.000.000. Beberapa bank digital dan koperasi bisa menerima jumlah lebih kecil.

Bisakah deposito dicairkan sebelum jatuh tempo?

Pencairan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti sekitar 0,5%โ€“1% dari pokok, yang dipotong dari bunga. Beberapa bank membebaskan penalti jika ada pemberitahuan lebih awal. Periksa syarat dan ketentuan bank Anda.

Deposito vs reksa dana pasar uang โ€” mana yang lebih baik?

Deposito menawarkan imbal hasil pasti dan pokok dilindungi LPS hingga Rp 2 miliar. Reksa dana pasar uang bisa memberikan imbal hasil sedikit lebih tinggi dengan fluktuasi NAB kecil, namun tidak dijamin LPS. Deposito ideal untuk proteksi modal; reksa dana pasar uang untuk imbal hasil sedikit lebih tinggi dengan likuiditas harian.

๐Ÿ“–

Bacaan Terkait

Anda mungkin juga butuh...