Investasi

Simulasi Deposito BCA vs Mandiri vs BRI 2026: Mana yang Paling Untung?

1 Maret 20267 menit baca

Deposito masih jadi pilihan favorit masyarakat Indonesia yang ingin menabung dengan risiko rendah. Tapi bunga deposito tiap bank berbeda-beda, dan setelah dipotong pajak 20%, hasilnya bisa mengecewakan jika tidak dihitung dengan cermat. Artikel ini membandingkan bunga deposito BCA, Mandiri, dan BRI di 2026 โ€” lengkap dengan simulasi untuk dana Rp 50 juta dan Rp 100 juta.

Suku Bunga Deposito 2026: BCA vs Mandiri vs BRI

Suku bunga deposito di Indonesia dipengaruhi oleh BI Rate. Per awal 2026, BI Rate berada di kisaran 5,75%. Masing-masing bank besar menawarkan bunga deposito yang kompetitif tapi berbeda-beda tergantung tenor dan nominal penempatan.

  • BCA โ€” tenor 1 bulan: 2,85%, 3 bulan: 3,00%, 6 bulan: 3,00%, 12 bulan: 3,00%
  • Mandiri โ€” tenor 1 bulan: 2,75%, 3 bulan: 3,00%, 6 bulan: 3,25%, 12 bulan: 3,25%
  • BRI โ€” tenor 1 bulan: 2,75%, 3 bulan: 3,00%, 6 bulan: 3,25%, 12 bulan: 3,50%

Catatan: suku bunga di atas adalah kisaran umum untuk nasabah ritel dengan penempatan Rp 10 juta ke atas. Bank sering memberikan bunga lebih tinggi (special rate) untuk penempatan di atas Rp 500 juta atau Rp 1 miliar. Selalu cek suku bunga terkini langsung di website resmi bank.

Simulasi Deposito Rp 50 Juta (12 Bulan)

Kita hitung berapa bunga bersih (setelah pajak 20%) untuk penempatan Rp 50 juta selama 12 bulan di masing-masing bank:

  • BCA (3,00%): bunga kotor = Rp 50.000.000 x 3,00% = Rp 1.500.000. Pajak 20% = Rp 300.000. Bunga bersih = Rp 1.200.000. Dana akhir = Rp 51.200.000.
  • Mandiri (3,25%): bunga kotor = Rp 1.625.000. Pajak = Rp 325.000. Bunga bersih = Rp 1.300.000. Dana akhir = Rp 51.300.000.
  • BRI (3,50%): bunga kotor = Rp 1.750.000. Pajak = Rp 350.000. Bunga bersih = Rp 1.400.000. Dana akhir = Rp 51.400.000.
Selisih bunga bersih BRI vs BCA untuk Rp 50 juta selama 12 bulan hanya Rp 200.000. Tidak besar, tapi jika dana Anda lebih besar atau Anda rutin memperpanjang (rollover), selisihnya menumpuk signifikan.

Simulasi Deposito Rp 100 Juta (6 dan 12 Bulan)

Bagaimana jika dananya Rp 100 juta? Berikut perbandingan untuk tenor 6 dan 12 bulan:

  • BCA 6 bulan (3,00%): bunga bersih = Rp 100 juta x 3,00% x 6/12 x 80% = Rp 1.200.000
  • Mandiri 6 bulan (3,25%): bunga bersih = Rp 100 juta x 3,25% x 6/12 x 80% = Rp 1.300.000
  • BRI 6 bulan (3,25%): bunga bersih = Rp 100 juta x 3,25% x 6/12 x 80% = Rp 1.300.000
  • BCA 12 bulan (3,00%): bunga bersih = Rp 2.400.000
  • Mandiri 12 bulan (3,25%): bunga bersih = Rp 2.600.000
  • BRI 12 bulan (3,50%): bunga bersih = Rp 2.800.000

Untuk Rp 100 juta selama 12 bulan, BRI mengungguli BCA sebesar Rp 400.000 per tahun. Semakin besar dana dan semakin panjang tenor, semakin terasa perbedaannya.

Deposito Rupiah vs Valas: Perlu Dipertimbangkan?

Beberapa bank juga menawarkan deposito dalam mata uang asing (valas), terutama USD. Bunga deposito USD di bank Indonesia umumnya berkisar 1,50โ€“3,00% per tahun โ€” lebih rendah dari deposito Rupiah.

  • Keuntungan deposito USD: potensi gain dari penguatan USD terhadap Rupiah, cocok jika Anda punya kebutuhan pembayaran dalam USD (kuliah luar negeri, dll)
  • Risiko deposito USD: jika Rupiah menguat, nilai konversi kembali ke Rupiah justru berkurang โ€” bunga bisa habis atau bahkan rugi
  • Pajak bunga deposito valas tetap 20% โ€” sama dengan Rupiah
  • Minimum penempatan deposito valas biasanya lebih tinggi (USD 1.000 โ€“ USD 10.000)
Deposito valas cocok untuk diversifikasi atau kebutuhan spesifik, tapi bukan pengganti deposito Rupiah untuk dana darurat. Fluktuasi kurs bisa menghapus keuntungan bunga yang sudah kecil.

Tenor Optimal dan Tips Memilih Deposito

Tidak ada jawaban universal soal tenor terbaik โ€” tergantung kebutuhan likuiditas Anda. Tapi ada beberapa panduan:

  • Tenor 1 bulan: cocok jika Anda mungkin butuh dana sewaktu-waktu. Bunga rendah tapi fleksibel.
  • Tenor 3 bulan: kompromi antara bunga dan likuiditas โ€” paling populer di kalangan nasabah ritel.
  • Tenor 6โ€“12 bulan: bunga terbaik, cocok untuk dana yang benar-benar tidak akan dipakai dalam waktu dekat.
  • Cek apakah bank memberikan penalti pencairan dini โ€” biasanya bunga hangus atau dipotong 50%.
  • Pertimbangkan LPS: simpanan yang dijamin LPS maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank, dengan bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS.

Strategi laddering juga bisa digunakan: bagi dana menjadi beberapa deposito dengan tenor berbeda (1, 3, 6, 12 bulan), sehingga ada yang jatuh tempo secara berkala tanpa mengorbankan bunga.

Coba sekarang

Kalkulator Deposito

Hitung untuk situasi Anda sendiri โ€” gratis, instan, tanpa daftar.

Buka kalkulator

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bunga deposito kena pajak?
Ya. Bunga deposito dikenakan PPh Final 20% yang dipotong langsung oleh bank saat bunga dibayarkan. Anda menerima bunga bersih (nett) โ€” tidak perlu melaporkan ulang di SPT kecuali untuk pengisian data harta.
Berapa minimal deposito di BCA, Mandiri, dan BRI?
BCA minimal Rp 8 juta, Mandiri minimal Rp 10 juta, dan BRI minimal Rp 10 juta untuk deposito Rupiah. Nominal minimum bisa berbeda untuk deposito online/mobile banking โ€” beberapa bank memungkinkan mulai dari Rp 1 juta via aplikasi.
Apa itu special rate deposito?
Special rate adalah suku bunga deposito yang lebih tinggi dari bunga counter biasa, diberikan untuk penempatan nominal besar (biasanya di atas Rp 500 juta) atau melalui negosiasi dengan relationship manager. Selisihnya bisa 0,5โ€“1,5% lebih tinggi.
Deposito lebih baik dari reksa dana pasar uang?
Deposito menjamin pokok (dijamin LPS sampai Rp 2 miliar), sedangkan reksa dana pasar uang tidak dijamin tapi historis memberikan return 4โ€“6% per tahun tanpa pajak final. Untuk dana darurat, deposito lebih aman. Untuk investasi jangka menengah, reksa dana pasar uang bisa lebih menguntungkan.
Bagaimana jika saya cairkan deposito sebelum jatuh tempo?
Kebanyakan bank mengenakan penalti pencairan dini โ€” biasanya bunga berjalan hangus atau dipotong 50โ€“100%. Ada juga biaya administrasi Rp 25.000โ€“Rp 50.000. Sebaiknya pastikan Anda tidak akan butuh dana tersebut sebelum jatuh tempo.